Rabu, 10 Desember 2025

 

Surat untuk Mamah dan Papah Tercinta

Kepada Mamah dan Papah tersayang,

Melalui tulisan ini, aku ingin menyampaikan sesuatu yang sering kali sulit aku ucapkan secara langsung. Banyak hal yang ingin aku sampaikan, tetapi terkadang rasa canggung membuatku hanya bisa menyimpannya dalam hati. Karena itu, izinkan aku menuliskannya lewat surat ini, sebagai bentuk rasa sayang dan terima kasihku yang tulus kepada Mamah dan Papah.

Mamah dan Papah, sejak kecil hingga sekarang, aku tumbuh berkat cinta dan perhatian kalian yang tidak pernah berhenti. Aku ingat bagaimana Mamah selalu memastikan aku baik-baik saja—dari hal kecil seperti menyiapkan makanan, mengingatkan banyak hal yang sering aku lupakan, sampai memberikan nasihat yang selalu tepat pada waktunya. Sementara Papah, dengan caranya sendiri, selalu hadir sebagai pelindung dan penguat. Papah mungkin tidak selalu banyak bicara, tetapi aku selalu merasakan kasih sayang Papah lewat tindakan-tindakannya.

Sekarang ketika aku berkuliah dan menjalani rutinitas yang semakin padat, aku semakin menyadari betapa besar peran kalian dalam setiap proses hidupku. Ada banyak hal yang baru aku pahami setelah aku tumbuh dewasa—bahwa apa yang Mamah dan Papah lakukan, bahkan yang terlihat kecil sekali pun, ternyata membawa dampak yang luar biasa dalam hidupku. Doa-doa kalian, perhatian kalian, bahkan teguran yang mungkin dulu terasa berat, semua itu kini aku sadari adalah bentuk cinta yang tidak ternilai.

Ma, Pah… Aku tahu aku belum menjadi anak yang sempurna. Terkadang aku membuat khawatir, terkadang juga aku keras kepala. Ada saat-saat aku terlalu sibuk hingga lupa mengabari atau sekadar bercerita. Namun percayalah, bukan karena aku tidak peduli, melainkan karena aku sedang belajar menjadi dewasa dan mengatur semuanya sendiri. Di balik semua itu, aku selalu membawa Mamah dan Papah dalam pikiranku.

Terima kasih untuk semua pengorbanan yang tidak pernah kalian ungkit. Terima kasih untuk kesempatan yang kalian berikan agar aku bisa belajar, berkembang, dan meraih impian. Aku tahu, tidak ada yang bisa benar-benar membalas cinta kedua orang tua, tetapi aku ingin terus berusaha menjadi anak yang Mamah dan Papah banggakan. Apa pun yang aku lakukan hari ini dan nanti, semuanya adalah bagian dari ikhtiarku untuk membuat kalian tersenyum.

Semoga Allah selalu melindungi Mamah dan Papah, memberi kesehatan, umur panjang, dan kebahagiaan yang berlimpah. Semoga kasih sayang yang kalian berikan menjadi kekuatan bagiku untuk melangkah lebih jauh lagi. Aku ingin suatu hari nanti Mamah dan Papah bisa merasakan hasil dari setiap doa dan usaha yang kalian tanamkan dalam hidupku.

Dengan penuh cinta, hormat, dan rasa sayang yang tidak pernah berkurang,
Putri Lerina

Tidak ada komentar:

Posting Komentar